Gak Bakal Lagi Produksi Motor 110 CC, Begini Penjelasan dari Pihak Yamaha -->

Advertisement

Gak Bakal Lagi Produksi Motor 110 CC, Begini Penjelasan dari Pihak Yamaha

Kaka
Sunday, 6 December 2020

Motor Yamaha (Foto: Istimewa)
Kabar.Istimewa.in | Perusahaan otomotif Yamaha Indonesia tak lagi memiliki line up mesin 110 cc. Pabrikan berlambang garpu tala ini kini hanya ingin meramaikan motor skutik entry level dengan mesin 125 cc, kenapa?

Padahal, bicara kapasitas mesin motor yang paling diminati masyarakat Indonesia adalah motor bermesin 110 cc.

Menurut data AISI, Senin (15/1/2018), motor bermesin 110 cc terjual sebanyak 2.871.285 unit. Angka itu terdiri dari 155.569 unit motor 110 cc tipe manual dan 2.715.716 unit motor 110 cc tipe skutik. Saat ini pabrikan Honda paling banyak menjual motor dengan kubikasi demikian.

Beda dengan Yamaha, semakin melebarkan sayap skutik di kelas 125 cc, terbaru Yamaha Gear menemani Mio S, Mio M3, X-Ride, Fino, dan Freego.

"Jadi Yamaha memang sudah memutuskan tidak lagi bermain di 110 cc, dengan minimal mesin 125, konsumen lebih bisa menang banyak dengan mesin yang lebih powerful, tenaganya lebih besar tapi tetap irit," kata Anton di sela-sela test ride Yamaha Gear, Bogor, Kamis (3/12/2020).

Lebih lanjut Anton mengatakan Yamaha Gear terbaru yang dijual mepet-mepet harga skutik 110 cc itu tak cocok bila disandingkan dengan Honda BeAT atau Suzuki Next.

"Dan kalau memang mau dibandingkan sesama 125 bukan yang 110 cc. Kalau dicompare dengan 110 ujung-ujungnya akan menjadi bahan untuk dibandingkan, mungkin yang paling sering fuel consumption, mungkin secara logika tetap irit 110 cc, tetapi kenapa Yamaha tidak bermain 110 cc, karena kita ingin memberikan diferensiasi kepada konsumen,

Ia menambhakan, kalau hanya 110 cc atau hanya mengejar irit, ya iritnya saja yang didapat.

"Tapi dengan mesin Bluecore 125 yang didapat lebih banyak, irit dan tetap bertenaga karena mesinnya 125 cc," jelas Anton.

Terlepas dari kapasitas mesin, skutik memang masih jadi primadona masyarakat Indonesia. Dalam laporan penjualan AISI 2019 sebanyak 5 juta skutik berhasil terdistribusi, lalu sepanjang Januari hingga Oktober 2020, sudah 2,4 juta unit skutik melantai ke dealer di seluruh jaringan penjualan.(*)